Ad-close

Bisnis Indonesia - Bisnis.com


TRANSPORTASI UDARA: Silk Air keluarkan asap

Compact_silk-air

 

Bisnis Indonesia

 

SOLO : Pesawat penumpang milik maskapai penerbangan Silk Air mengeluarkan asap pada roda kiri saat mendarat di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, hari ini.

 

Namun tidak mengakibatkan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Airport Duty Manager Bandara Adi Soemarmo Solo, Saiful Makuta mengatakan peristiwa pesawat komersial Silk Air dengan nomor penerbangan MI 112 rute Singapura-Solo itu  diketahui pertama kali oleh petugas tower Bandara Adi Soemarmo pukul 08.55 WIB.

 

Menurutnya, setelah petugas mengetahui keluarnya asap dari pesawat maskapai penerbangan tersebut, langsung dihentikan di antara jalur runway dan apron, yakni di taxi bravo.

 

Setelah dihentikan, lanjutnya, kapten pilot langsung mengeluarkan escape sleep atau tangga darurat, dan mobil pemadam kebakaran langsung dikerahkan untuk mengamankan.

 

Dia menuturkan 124 penumpang dari Singapura yang menumpang pesawat tersebut tidak ada yang cedera dan langsung melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan masing-masing.

 

“Tidak ada penumpang yang cedera dalam peristiwa itu, dan semua langsung melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan masing-masing,” ujarnya, Selasa, 6 Maret 2012.

 

Menurutnya, peristiwa itu juga tidak mengganggu aktivitas penerbangan di bandara Adi Soemarmo dan berjalan normal seperti biasa.  “Semua jadwal penerbangan berjalan normal seperti biasa dan tidak ada gangguan,” tuturnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, pesawat tersebut telah ditarik dan berada di tempat parkir pesawat yang semestinya, kemudian untuk dilakukan investigasi penyebab keluarnya asap saat Silk Air tersebut mendarat.

 

“Sampai saat ini kami masih menunggu hasil investigasi, dan belum diketahui apa penyebabnya,” tutur Saiful sore tadi. (msb)

Related News

Latest News

Featured News

Discuss: TRANSPORTASI UDARA: Silk Air keluarkan asap

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Ad-close