Ad-close

Bisnis Indonesia - Bisnis.com


TARIF RUMAH: Pemkota Surabaya, pangkas uang sewa

Compact_rumah_susun

 

 

 

SURABAYA: Pemkot Surabaya akan mengkaji kembali tarif rumah susun sewa dan kemungkinan besar akan dipangkas.

 

Kebijakan tersebut diambil mengingat selama kenaikan tarif rusun telah menuai protes dari sejumlah pihak. "Kami akan coba konsultasi dengan Kementerian Perumahan Rakyat untuk kemungkinan menurunkan kembai tarif rusun di Surabaya," ujar Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menanggapi pengesahan Raperda Rusun oleh DPRD Surabaya, Senin (18/6/2012).

 

Menurutnya  tarif rusun yang oleh sebagian warga  diprotes karena dianggap terlalu tinggi itu sebenarnya bukan kemauan Pemkot Surabaya semata. "Semua itu ada rumusan hitungan yang disesuaikan dengan Undang-Undang. "Jadi kalau sekarang saya akan menurunka lagi mesti konsultasi dulu dengan Mendagri dan Menpera."

 

 

Sebelumnya warga rusun di Surabaya  tetap menolak kenaikan  tarif sewa  yang diatur dalam Perda 2/2010 tentang Retribusi dan Sewa Rumah Susun. Mereka keberatan dengan melambungnya tarif  kamar lantai satu misalnya  yang awalnya Rp20.000 per bulan  menjadi Rp180.000.

 

 

Warga menginginakan kenaikan tarif rusun tidak melebihi 100%. Sementara itu Wali Kota juga belum bisa memberikan kepastian kepada sejumlah warga yang menunggak pembayaran rusun. "Kami belum bisa putuskan apakah diputihkan atau nantinya diberikan keringanan," ungkap Risma.(msb)

 

ARTIKEL MENARIK LAINNYA >>>

 

ARTIKEL KABAR24 >>>

Related News

Latest News

Featured News

Discuss: TARIF RUMAH: Pemkota Surabaya, pangkas uang sewa

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Ad-close