SURABAYA: PT Mitra Pinasthika Mulia –distributor utama sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur—selama Juli tahun ini membukukan penjualan aneka varian sepeda motor merk Honda sebanyak 72.000 unit, yang dipicu besarnya nilai kiriman uang dari tenaga kerja Indonesia (TKI) dan keberhasilan tanaman perkebunan di Jatim.
Direktur PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) Dandy Sean menyebutkan realisasi penjualan sepeda motor sebanyak itu merupakan penjualan bulanan tertinggi selama perusahaan tersebut beroperasi sejak puluhan tahun lalu.
Menurut dia, setiap menjelang Lebaran, penjualan sepeda motor mengalami peningkatan, dimana pemicunya adalah keberhasilan sektor pertanian/perkebunan serta besarnya pengiriman dana dari para TKI yang bekerja di berbagai negara.
“Kami pada Juli tahun ini berhasil merealisasikan penjualan motor sebanyak 72.000 unit atau naik 10% dibandingkan Juni, dan kami mampu menguasai pangsa motor di Jatim dan NTT sebesar 66%,” ujarnya, hari ini.
Dandy menambahkan sebagian besar atau 60% pembelian motor Honda yang dilakukan konsumen di wilayah operasional MPM pada Juli secara kontan. Kondisi tersebut dipicu keberhasilan panen tebu dan panen jeruk di Jatim, selain memanfaatkan kiriman uang dari para TKI.
Sepeda motor jenis matik cenderung diminati konsumen, dimana MPM disebutkan menguasai pangsa motor jenis tersebut sebanyak 78% di Jatim dan NTT. Sedangkan jenis bebek 64% dan sport 46%.
MPM selama Januari – Juli tahun ini telah merealisasikan penjualan motor Honda sebanyak 440.000 unit, sementara target penjualan hingga akhir Desember mendatang 630.000 unit.
“Penjualan motor pada kuartal III tahun ini diperkirakan sulit terdongkrak, menyusul ketentuan pembayaran uang muka sebesar 20% atas pembelian secara angsuran. Sedangkan penjualan kontan pun sulit menyamai realisasi pada kuartal II,” tutur Dandy.
Pada 2011 MPM merealisasikan penjualan berbagai varian motor Honda sebanyak 653.000 unit, suatu kenaikan dibandingkan penjualan pada 2010 sebanyak 623.000 unit.(k22/api)

Showing 0 - 0 of 0 comments