Desain komputer jinjing yang tipis, ringan tanpa banyak mengkompromikan kinerja merupakan kecenderungan umum. Apalagi sejak Apple meluncurkan Macbook Air beberapa waktu yang lalu.
Model komputer jinjing ultratipis yang diluncurkan pada awalnya terbilang mahal. Ini tidak hanya model dari Apple tapi juga model-model dari Lenovo dan Sony. Namun, model terbaru komputer jinjing ultratipis ini sudah dijual dengan harga lebih terjangkau.
Untuk mendorong vendor komputer pribadi meluncurkan rancangan komputer tipis yang lebih terjangkau, Intel beberapa waktu lalu memperkenalkan model komputer yang dinamakan sebagai ultrabook.
Dell XPS 13 adalah hasil inisiatif yang diluncurkan dari Dell. Komputer jinjing dengan layar 13 inci ini hanya berbobot 1,36 kg, bersaing dengan komputer sekelas seperti Macbook Air (1,34 kg) dan Zenbook UX31 (1,31 kg). Ketebalan Dell XPS 13 hanyalah 6 mm pada titik paling tipis dan 18 mm pada titik paling tebal.
Minimalis
Kesan pertama yang saya dapatkan ketika pertama kali menggunakan Dell XPS 13 adalah minimalis. Tutup layar terbuat dari aluminium berhias logo Dell dan bagian lainnya terbuat dari serat karbon berwarna hitam.
Papan ketiknya cukup nyaman digunakan untuk komputer kompak ini, dan bila digunakan dalam gelap cahaya latar (backlighting) dari papan ketik ini membantu kita untuk melihat tombol-tombol di papan ketik.
Untuk mendapatkan desain yang kompak, Dell harus mengorbankan beberapa fitur yang biasa ditemukan pada komputer jinjing yang ukurannya lebih besar.
Sebagai contoh kita tidak dapat menemukan port Ethernet untuk terhubung ke jaringan komputer lewat kabel. Penggerak cakram optik (DVD) juga disingkirkan demi menghemat tempat. Saya juga tidak menemukan slot kartu SD atau kartu memori lain.
Kita juga hanya dapat menemukan dua port USB 3.0, satu di masing-masing sisi komputer jinjing. Port yang hanya dua itu akan dirasa tidak mencukupi bila kita ingin memasang periferal tambahan buat mengimbangi kekurangan fitur pada Dell XPS 13 ini.
Dell bukanlah yang pertama mengurangi komponen buat komputer sekelas. Kiranya calon pemilik yang mencari komputer sekelas ultrabook memang harus bersiap-siap untuk kehilangan fitur untuk mencapai portabilitas maksimum.
Tentunya ukuran kompak tidak hanya dicapai dengan mengurangi fitur. Solid state disk (SSD), medium penyimpanan yang berbasis memori flash merupakan salah satu usaha Dell untuk mengurangi bobot XPS 13 ini.
Selain lebih ringan SSD menjanjikan kecepatan akses yang jauh lebih tinggi. Model Dell XPS 13 yang saya uji ini menggunakan SSD Samsung berkapasitas 256 GB.
Selain penggunaan SSD, Dell XPS 13 ini juga mencapai ukuran kompak dengan menggunakan baterai internal yang tidak dapat dicopot. Dari pengujian saya, baterai ini dapat memberikan daya untuk bekerja pengetikan dan browsing selama 4 jam lebih.
Otak model XPS 13 yang saya uji ini adalah Intel Core i7263M 1,7 Ghz (berinti ganda dan menggunakan hyperthreading), didukung oleh RAM sebesar 4 GB.
Ini adalah model kelas atas, karena tersedia juga XPS 13 dengan prosesor Intel Core i5. Kartu grafis yang digunakan adalah Intel HD Graphics.
Seperti kebanyakan komputer pribadi yang dirilis saat ini Dell XPS 13 dilengkapi dengan sistem operasi Windows 7 (versi Professional untuk komputer ini).
Selain utilitas, standar Windows kita bisa mendapatkan berbagai peranti lunak dari Dell, seperti Dell Audio, Dell DataSafe, Dell Stage dan Fast Acess Facial Recognition. Anda mungkin juga akan mendapatkan peranti lunak dari pihak ketiga seperti Adobe Reader, Skype dan McAfee Security Center.
Bila Anda menginginkan komputer jinjing Windows yang kompak dengan ukuran layar tidak terlalu kecil (13 inci), Dell XPS 13 ini bisa menjadi pilihan. Tentunya Anda harus bersiap-siap untuk kehilangan fitur. Namun, buat komputer seperti XPS 13, portabilitas adalah yang paling utama.
Dell XPS 13 dipasarkan dengan harga sekitar US$ 1.599. Di segmen ini pesaing Dell XPS 13 adalah MacBook Air, Acer S3, HP Folio 13, dan Toshiba Portege Z835-P330. (sut)
*)Tulisan ini disadur dari rubrik Digital di koran Bisnis Indonesia edisi Sabtu 23 Juni 2012
BERITA LAINNYA:
- EURO 2012: Prediksi SPANYOL Vs PRANCIS, Benzema Hafal Gaya Casillas
- PESAWAT JATUH: SBY Perintahkan Fokker F-27 Tidak Terbang
- BISNIS INDONESIA HARI INI: Jakarta Harus Aman!
- EURO 2012: Jadwal & Skor Perempat Final—Final, Update 23 Juni
-
JELANG PUASA: Pasar Murah Diklaim Redam Gejolak Harga
- GEMPA ACEH 6,6 SR: Dampaknya Relatif Nihil
Showing 0 - 0 of 0 comments