JAKARTA: Maskapai Merpati Nusantara Airlines menyiapkan investasi Rp52,5 miliar atau 1,5% dari target pendapatan tahun ini untuk program promosi pada tahun ini demi mampu bersaing di pasar penerbangan nasional.
"Kami menyiapkan anggaran 1,5% dari total target pendapatan tahun ini Rp3,5 triliun untuk program promosi. Ini bagian dari strategi pemasaran agar mampu bersaing,” kata Direktur Operasi Merpati Capt. Asep Ekanugraha, Rabu malam 28 Maret 2012.
Menurutnya, selama ini Merpati tidak pernah terdengar melakukan promosi, namun untuk kali ini, pencanangan program Gemilang Emas Merpati, pihaknya mulai melakukan promosi.
Dengan promosi ini ditargetkan load factor atau tingkat keterisian penumpang menjadi 85% pada tahun ini dari sebelumnya 74%.
“Mungkin banyak yang menilai kok Merpati buang-buang uang dengan membagi-bagikan hadiah melalui promosi padahal kami tengah bermasalah keuangan. Jika dilihat dari sisi pemasaran, ini adalah Customer Relationship Management (CRM) yang bisa membantu perseroan mendongkrak omset,” katanya.
Asep menambahkan tiga program telah disiapkan untuk retensi pelanggan pada tahun ini yakni undian berhadiah yang memperebutkan mobil mewah dan perangkat elektronik, berikutnya call center, dan on time guarantee (garansi ketepatan waktu terbang).
Merpati akan memberikan tambahan kompensasi atas delay atau keterlambatan yang sudah ditetapkan dalam Peraturan Menteri (Permen) Menteri Perhubungan No.77/2011.
"Dalam Permen 77 ini, maskapai wajib memberikan kompensasi ganti rugi uang tunai bagi penumpang jika pesawat terlambat lebih dari 4 jam. Disamping kewajiban ini, kami juga memberikan tambahan berupa tiket gratis untuk rute yang sama jika terlambat lebih dari 3 jam," kata Asep.
Asep menuturkan dengan adanya on time guarantee ini, maka angka on time performance (OTP) tahun ini diprediksi naik menjadi 85%, tahun lalu masih 77%. (ra)

Showing 0 - 0 of 0 comments