Ad-close

Bisnis Indonesia - Bisnis.com


MANCHESTER CITY JUARA: Fans City terus berpesta, Balai kota Manchester membiru

Compact_liga_inggris

MANCHESTER: Pendukung Manchester City yang dibalut perasaan sukacita, berkumpul di sekitar Balai Kota, Senin, sebagai titik awal melakukan parade atas kemenangan klub Liga Utama Inggris itu dalam kompetisi musim ini.


Sekitar 100.000 pendukung melakukan parade di jalanan kota, menggunakan bus dengan atap terbuka, setelah City meraih makhkota juara Inggris untuk pertama kalinya sejak 1968.

City meraih gelar juara itu dengan cara amat dramatis, Minggu, setelah pada pertandingan terakhir mengalahkan Queens Park Rangers 3-2 di Eastlands, ketika mereka mencetak dua gol pada menit akhir, setelah sebelumnya kecolongan 1-2.

Kemenangan itu membuat juara bertahan dan saingan sekota mereka, Manchester United, kalah dalam perhitungan selisih gol.

"Ini luar bisa, semua gembira karena kami mendapatkan piala sehingga pantas merayakannya," kata kapten City Vincent Kompany, "Ini semua untuk kebahagiaan para pendukung kami."

Pelatih City, Roberto Mancini dari Italia, menyatakan pertandingan klimaks Minggu hebat sekali. "Kami memiliki mas hidup mati dalam waktu lima menit. Itu merupakan momen menakjubkan."

Sergio Aguero, yang mencetak gol penting itu, berbicara melalui rekan setim dan senegaranya dari Argentina Pablo Zabaleta, Senin, menyatakan perayaan itu luar biasa.

"Terima kasih -- Anda semua amat menakjubkan," katanya kepada para pendukung mereka yang berkumpul di Alun-Alun Albert di Manchester. "Terima kasih...terima kasih," katanya. (Antara/ea)

 

JANGAN LEWATKAN:

 

 

Related News

Latest News

Featured News

Discuss: MANCHESTER CITY JUARA: Fans City terus berpesta, Balai kota Manchester membiru

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Ad-close