WONOGIRI: Kemacetan luar biasa terus terjadi di jalur padat Cikampek-Cirebon.
Hingga pukul 24.00 WIB, Sabtu (18/8/2012), antrian kendaraan yang berbaur antara mobil dan sepeda motor masih menyemut di jalur "super-padat" itu.
Arifin, seorang pemudik yang tinggal di kawasan Depok, Jawa Barat, menuturkan kepada Bisnis, berada di tol Cikampek sejak jam 16.00 (Kamis, 16/8) hingga pukul 24.00 WIB Sabtu (18/8) masih berada di Pamanukan, sekitar 60 km sebelum Cirebon.
Artinya, ia sudah berada di jalur Pantura itu lebih dari 24 jam. Padahal waktu tempuh normal Cikampek-Cirebon hanya sekitar 2-3 jam.
Pemudik lainnya yang menuju Kuningan, Jawa Barat, menuturkan, "Ternyata, malam ini (Sabtu,18/8) puncak mudik lewat Pantura. Setelah Tol Cikampek, mobil tidak bergerak. Kami dari pintu Tol Cikampek pukul 4 pm (Sabtu,18/8), sekarang pukul 00.30 (Minggu, 19/8) kami masih di Patrol (sekitar 50 km dari tol Cikampek)."
Rupanya, menurut pemudik tersebut, asumsi bahwa malam takbiran, atau malam menjelang shalat Iedul Fitri, yang diasumsikan jalanan mulai lengang, justru banyak yang memakai asumsi sama sehingga jalur pantai utara (Pantura) tetap dijejali kendaraan.
Dia meyakini kemacetan Pantura akan teratasi kalau jalur Cikampek-Cirebon tersedia jalan tol.(msb)
Showing 0 - 0 of 0 comments