JAKARTA: Nilai tukar rupiah kembali melemah setelah menguat selama 2 hari terakhir didorong spekulasi tingginya minat investor memburu dolar.
Berdasarkan data Bloomberg yang dikompilasi dari bank-bank lokal, nilai tukar rupiah melemah 0,1% menjadi Rp9.470 per dolar pada pukul 15. 13 di Jakarta. Harga sempat menyentuh Rp 9.453 kemarin, terkuat sejak 1 Agustus.
"Ada permintaan kumulatif atas dolar dari bulan lalu karena orang menunggu harga yang lebih baik," kata Taufan Tito, dealer valuta asing PT Bank Rakyat Indonesia seperti dikutip dari Bloomberg hari ini , Selasa (7/8/2012).
Dia mengatakan investor tengah menunggu untuk membeli dolar saat mendekati level Rp9.450. Tito memperkirakan cadangan devisa pada Juli lebih rendah dari posisi Juni sebesar US$107 miliar karena defisit perdagangan. Rencananya, Bank Indonesia akan merilis data cadangan devisa Juli, besok. (Sekti Dewi Mayestika/sut)

Showing 0 - 0 of 0 comments