JAKARTA: PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, perusahaan asuransi jiwa joint venture asal Kanada, membukukan total premi bruto bisnis baru Rp4,7 triliun pada 2011, naik 27% dibandingkan Rp3,7 triliun pada 2010.
Total premi bisnis baru (berdasarkan annual premium equivalent atau ekuivalen premi tahunan) Manulife Indonesia tumbuh 25% dari Rp882,5 miliar menjadi Rp1,1 triliun.
Secara keseluruhan, total premi Manulife Indonesia naik 20% dari Rp5,9 triliun menjadi Rp7,1 triliun. CEO dan Presiden Direktur Manulife Indonesia Alan Merten mengatakan 2011 termasuk tahun keberhasilan Manulife Indonesia.
Pada tahun tersebut, ujarnya, pihaknya dapat mengembangkan jalur-jalur distribusi alternatif seperti bancassurance dan jalur direct marketing/ tele marketing (DM/TM), disamping jalur distribusi utama melalui agen.
"Dalam pengembangan jalur bancassurance, kami bekerjasama dengan 15 bank. Kontribusi jalur bancassurance mencapai 35% dari total bisnis, tumbuh dari 26% pada 2010 dan melonjak dari 2% pada 2006,” ujarnya di Jakarta, Senin 7 Mei 2012.
Dia menambahkan baik bancassurance dan agensi memberikan persentase kontribusi yang sama terhadap bisnis. (Bsi)
Showing 0 - 0 of 0 comments