Ad-close

Bisnis Indonesia - Bisnis.com


INDUSTRI TELEKOMUNIKASI: INTI Tak Mau Strategic Partner Modal Dengkul

Compact_bts__9_

BANDUNG-PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) mengungkapkan rencana pelepasan 49% saham lewat mekanisme strategic partner masih alot dalam penentuan mitra.

Direktur Utama PT INTI Irfan Setiaputra mengatakan pelepasan saham lewat pola strategic partner saat ini sudah masuk ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Saat ini masih proses di DPR. Kemarin kami dipanggil ke DPR tapi batal. Tapi DIharapkan BUMN yang akan masuk itu benar-benar memiliki kekuatan modal untuk mendukung ekspansi INTI ke depan, bukan BUMN yang mengandalkan modal pinjaman,” katanya saat mengunjungi kantor perwakilan Bisnis Indonesia Jabar, Selasa 19 Juni 2012.

Dia menjelaskan sampai saat ini INTI belum menerima secara formal ketertarikan BUMN untuk masuk sebagai investor strategis, termasuk kemungkinan saham tersebut dibeli Telkom.

“(Ketertarikan) Baru offline discussion. Kata-kata BUMN sejenis sangat mudah diinterpretasikan ke Telkom. Padahal bisa PGN, Pertamina atau PLN. Jadi masih terbuka,” katanya.

Mengacu pada hal ini, ujarnya, INTI butuh partner yang bisa mengakses pasar lebih lebar. Jika BUMN sejenis diasumsikan pada perusahaan manufaktur teknologi macam Telkom atau LEN  menurutnya ada persoalan. “Mereka dalam posisi pasar INTI, bukan dalam posisi value membesarkan produk INTI untuk dijual ke pasar lain,” katanya.

Pihaknya menilai BUMN mana yang akan membeli saham perusahaan yang sudah berdiri selama 37 tahun tersebut tidak terlalu penting dibanding nilai tambah yang bakal didapat INTI.

 

Karena itu, menurut Irfan meski saat ini banyak yang berminat Inti berharap pembeli saham nantinya adalah BUMN yang kuat secara kapital. “BUMN yang mau beli kita pakai duit sendiri, jangan pinjam dari bank,” katanya.

Hasil diskusi di Kementerian BUMN, rencananya uang pembelian 49% saham tersebut bakal kembali masuk ke INTI bukan ke kantong negara.(api)

 

 

ARTIKEL MENARIK LAINNYA >>>

Related News

Latest News

Featured News

Discuss: INDUSTRI TELEKOMUNIKASI: INTI Tak Mau Strategic Partner Modal Dengkul

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Ad-close