MELBOURNE: Harga minyak meraih gain pertama dalam 3 hari terakhir di New York, sehingga memangkas penurunan mingguan harga emas hitam itu.
Kenaikan harga minyak itu terjadi akibat spekulasi investor terhadap peningkatan permintaan minyak dari negara konsumen minyak terbesar AS, menyusul pemulihan perekonomian di negara itu.
Harga minyak pada bursa berjangka naik 0,5%, menanjak dari level terendah dalam sepekan terakhir. "Pertumbuhan perekonomian AS tampaknya membaik dan berjalan ke arah yang tepat. Hal itu berimbas positif pada kenaikan harga minyak," kata Chief Market Analyst CMC Markets Ric Spooner di Sydney hari ini, Jumat, 16 Maret 2012.
Harga minyak untuk pengiriman April naik 47 sen menjadi US$105,58 per barel di perdagangan elektronik New York Mercantile Exchange dan berada pada level US$105,52 pada pukul 11.23 pagi waktu Sydney hari ini.
Kontrak minyak kemarin turun 32 sen menjadi US$105,11 per barel. Harga minyak turun 1,8% pada pekan ini dan telah naik 6,7% pada tahun ini. Harga minyak West Texas Intermediate untuk Mei US$17,09 per barel setelah ditutup pada level US$18,44, turun dari US$19,54 pada 14 Maret. (Bloomberg/spr)
Showing 0 - 0 of 0 comments