SURABAYA: Produksi cadangan gas PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mencapai 85% dari total cadangan migas yang dimiliki perseroan itu sebesar 586 juta barel minyak ekuivalen.
Direktur Utama ENRG Imam Agustino mengatakan dominasi produksi cadangan gas ini menyusul keberhasilan PT Kangean Energi Indonesia yang sejak akhir Mei 2012 telah memproduksi sebesar 300 juta kaki kubik per hari.
Sebagaimana dilaporkan volume produksi gas tersebut telah 100% dikontrakan dengan harga jual US$5,15 per mmbtu (di kepala sumur) dengan eskalasi 3% per tahun kepada PLN, Pertagas (Pertamina) dan Indogas.
Sementara kontrak dengan harga US$4,93 mmbtu (di kepala sumur) dengan eskalasi 2,5% per tahun kepada Petrokimia Gresik.
"Kami berharap kenaikan gas tersebut dapat menambah nilai kinerja perseroan secara keseluruhan mengingat tren harga jual gas yang terus meningkat di Indonesia," ungkap Imam di sela-sela peresmian penyaluran gas Lapangan Terang Sirasun Batur
Herwin Hidayat Chief Investor Relations Energi Mega Persada menambahkan dari blok Kangean maka produksi gas ENRG tahun ini naik 140% atau per harinya naik dari 17.000 mmbtu menjadi 40.000 mmbtu.
Tahun 2013 target persoran akan naik 50% lagi menjadi 60.000 mmbtu. "Kami memang akan agresif cadangan tersedia, dari kangian 0NWJ Ofshore Nortwest Java yang nantinya menyumbang 12.000 mmbtu. (arh)

Showing 0 - 0 of 0 comments