Ad-close

Bisnis Indonesia - Bisnis.com


E-HEALTH:Telkom perkenalkan sistem rujukan kesehatan eReferral

Compact_telkom-admedika

 

JAKARTA: PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk  merambah bidang kesehatan, dengan meluncurkan sistem rujukan kesehatan seracara elektronik (eReferral), yang memudahkan berbagai pelayanan kesehatan untuk pasien, khususnya terkait akurasi data dan kecepatan rujukan.
 
Saiful Hidayat, Director of Project Business eHealth PT Telkom Tbk, mengatakan isi eReferral ini terdiri atas data demografi, medical history, pengobatan, dan lainnya. 
 
“Teknologi baru ini sangat berperan untuk mempermudah layanan kesehatan, karena bisa menyediakan data lengkap tentang siapa, dan penyakit apa yang diderita pasien, dan bisa dibawa ke rumah sakit lainnya. Jadi terintegrasi,” katanya Sabtu 5 Mei di sela-sela ICT Expo Indonesia 2012 di Jakarta.
 
Menurut dia, system itu  bisa mendukung pelaksanaan Bandan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), yang mulai diberlakukan di Indonesia pada 2014 nanti. 
 
Sebab, eReferral dapat meningkatkan suatu collaborative care pada tingkat pelayanan kesehatan primer (Puskesmas), tingkat pelayanan kesehatan sekunder (RSUD), tingkat pelayanan kesehatan tersier (RSUP), dan dinas kesehatan daerah atau pusat.
 
Untuk tahap awal, katanya, akan diaplikasikan di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Sistem eReferral di kabupaten tersebut melibatkan Puskesmas Masaran I, dan Puskesmas Sambung Macan II, RSUD Sragen, dan Dinas Kesehatan Daerah tingkat II Sragen.
 
“Implementasi sistem ini menggunakan dana dari CSR Telkom, melalui Telkom CDC (community development center). Diharapkan dengan implementasi sistem di sragen ini, bisa menjadi referensi untuk seluruh kabupaten dan kota di seluruh Indonesia,” ungkapnya.(sut)
 

Related News

Latest News

Featured News

Discuss: E-HEALTH:Telkom perkenalkan sistem rujukan kesehatan eReferral

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Ad-close