Ad-close

Bisnis Indonesia - Bisnis.com


BURSA DIREKSI BEI—Dua paket calon sudah mendaftar, satu paket menyusul

Compact_atk_4851

 

JAKARTA: Dua paket calon direksi PT Bursa Efek Indonesia (Ito Warsito dan Edgar Ekaputra)  diketahui telah terdaftar di Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan. Sementara itu satu paket calon (Hary Maryanto Supoyo) tengah menyiapkan diri hingga batas waktu penutupan pendaftaran Rabu 2 Mei 2012.
 
Salah satu sumber yang mengetahui proses pencalonan tersebut menyebutkan kedua paket yang telah mendaftarkan diri adalah paket yang dipimpin oleh Ito Warsito dan Edgar Ekaputra.
 
“Sudah ada dua yang masuk, yaitu paket Ito Warsito dan Edgar Ekaputra. Keduanya memasukkan dokumen pencalonan kepada Bapepam kemarin [Senin, 30 April 2012],” ujarnya kepada wartawan kemarin.
 
Ito Warsito memimpin paket pertama dengan mencalonkan kembali dirinya sebagai Direktur Utama BEI. Ito didukung oleh Direktur Utama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) Hoesen dan pimpinan dari sejumlah sekuritas. 
 
Beberapa nama yang masuk dalam paket Ito, yakni Direktur PT DBS Vickers Securities Indonesia Hamdi Hassyarbaini, Direktur Utama PT BNI Securities Jimmy Nyo, dan Direktur Utama PT Reliance Securities Tbk Hosea Nicky Hogan.
Selain itu, ada pula Direktur Utama PT Trust Securities Anita dan William Henley yang merupakan pemilik Grup IndoSterling dan mantan direksi PT CIMB Securities Indonesia.
 
Ketika dikonfirmasi mengenai pendaftaran dirinya sebagai Direktur Utama BEI, Ito tidak mau berkomentar banyak. Dia menuturkan agar masyarakat menunggu hingga penutupan pendaftaran calon direksi hari ini, Rabu 2 Mei 2012.
 
“Saya tidak tahu menahu siapa yang sudah memasukkan paket itu, yang pasti bukan saya,” ungkapnya singkat.
 
Sementara itu, Edgar Ekaputra yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama PT Danareksa (Persero) akan memimpin paket kedua dengan mencalonkan diri sebagai Direktur Utama BEI.
 
Edgar akan didukung oleh sejumlah calon dari jajaran sekuritas, yakni Direktur PT Trimegah Securities Tbk Adrian Rusmana, Direktur PT OSK Nusadana Securities Indonesia Hendra Lubis, dan Direktur PT Universal Broker Patricius Sendjojo.
 
Nama lain adalah Direktur PT Evergreen Capital Rudy Utomo dan dua dari internal BEI, yakni Kepala Divisi Kepatuhan BEI Kristian Manulang serta Kepala Divisi Pengembangan BEI Yoyok Isharsaya.
 
Rudy Utomo membenarkan bahwa pihaknya telah mendaftarkan diri sebagai salah satu paket calon direksi BEI. Dokumen pencalonan, tuturnya telah diajukan pihaknya kepada Bapepam-LK pada Senin lalu.
 
“Kami memang sudah masukan paket kami kemarin [Senin, 30 April 2012], yang didalamnya dipimpin Pak Edgar,” katanya.
 
Paket  Harry M. Supoyo
 
Selain kedua paket tersebut, dikabarkan masih terdapat satu paket calon direksi lainnya yang dipimpin oleh Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas Hary Maryanto Supoyo sebagai Direktur Utama BEI.
 
Hary didukung oleh sejumlah direksi BEI yang saat ini masih menjabat, yakni Direktur Pengembangan Friderica Widyasari Dewi, Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Uriep Budhi Prasetyo, dan Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko Adikin Basirun.
 
Selain itu, ada pula nama Ketua Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) Lily Widjaya dan salah satu pejabat Bapepam-LK, yakni Kepala Bagian Pemeriksaan Transaksi dan Lembaga Efek Samsul Hidayat.
 
Bakal calon Direksi Bursa Efek Indonesia yang berada di gerbong Harry M. Supoyo belum mau bicara banyak mengenai pencalonan direksi BEI.
 
Yose Rizal, Direktur PT Pemeringkat Efek Indonesia yang turut dalam barisan Harry Supoyo,mengaku tidak tahu-menahu mengenai apakah paket ini sudah mendaftar ke Bapepam atau belum.
 
"Saya belum tahu apakah sudah masukkan ke Bapepam atau belum. Batasnya kan sampai 2 Mei," ujarnya.
 
Meski begitu, Yose menyebut bahwa paket yang diusungnya telah berhasil mengumpulkan dukungan dari sekuritas sesuai yang disyaratkan Bapepam-LK. Menurutnya, anggota bursa yang mendukung paket ini mencapai puluhan perusahaan efek.
 
"Yang jelas kami sudah mendapatkan dukungan dari puluhan AB, nilai transaksi mereka melebihi 30% dari nilai total transaksi harian," tandasnya.
 
Sayangnya, Yose enggan menyebut sekuritas mana saja yang berada di belakang gerbong Harry Supoyo. Adapun anggota lainnya tidak mengangkat telepon Bisnis. (sut)
 
BACA JUGA ARTIKEL MENARIK INI:
 
 

 

Related News

Latest News

Featured News

Discuss: BURSA DIREKSI BEI—Dua paket calon sudah mendaftar, satu paket menyusul

Showing 0 - 0 of 0 comments

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

* Redaksi


Ad-close