Tanda kemerosotan ekonomi yang lebih dalam juga membayangi stimulus yang tidak terduga dari Bank Sentral Jepang.
Saham Toyota Motor Corp dan Fast Retailing Co. jatuh pekan ini pasca protes anti-Jepang di China sehingga memaksa penutupan pabrik dan toko perusahaan.
Di Hong Kong, saham Angang Steel Co turun 8,3%, mengisyaratkan kemerosotan manufaktur China selama 11 bulan berturut-turut.
Berbeda dengan keduanya, saham Fortescue Metals Group Ltd melonjak 21% setelah produsen bijih besi terbesar ketiga Australia tersebut mengatur pembiayaan pinjamannya.
Indeks MSCI Asia Pasifik tergelincir 0,1% ke 123,49 pekan ini setelah naik 4,9% dalam 2 minggu terakhir. Sepanjang kuartal berjalan, indeks tersebut telah meningkat 5,4%.
“Kami sangat prihatin dengan prospek jangka dekat gambaran ekonomi global,” ujar Peter Elston, Kepala Manajemen Aset Aberdeen di Singapura.
“Ada beberapa kelemahan kecil yang cukup signifikan dan akan memiliki dampak yang cukup besar pada korporasi dan pasar,” tambahnya.(Bloomberg/15/msb)
Showing 0 - 0 of 0 comments