TOKYO: Bursa Jepang dan Australia merangkak naik di tengah spekulasi kebijakan pemberian stimulus untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi setelah dalam 4 hari turun ke level paling rendah tahun ini.
KInerja saham BHP Billiton Ltd (BHP), perusahaan pertambangan terbesar di dunia, tumbuh 1,8% dari penutupan di Sydney kemarin. Canon Inc, pembuat kamera terbesar di Jepang yang sempat turun hingga ke level terendah sejak April 2009 meraih kenaikan 4,1%. Adapun, kinerja saham Japan Tobacco Inc, produsen rokok terbesar di Asia melonjak setelah Deutsche Bank AG membeli sebagian sahamnya.
Indeks Nikkei 225 Stock Average ditutup 8.335 di Chicago kemarin, naik dari 8.290 di Osaka, Japan. Pada pembukaan pasar di Osaka pukul 8:05, indeks dibuka 8.330.
Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 naik 0,5%, sedangkan Indeks NZX 50 Selandia Baru sedikit tergelincir 0,7% di Wellington.
"Kami antusias melihat kemungkinan kebijakan yang kuat di sejumlah negara di kawasan ini," ujar Angus Gluskie, managing director White Funds Management di Sydney.
Menurut dia, hal ini merupakan kesempatan yang baik untuk membeli saham.(Bloomberg)
BERITA LAINNYA:
- Artikel PILIHAN Bisnis.com
- AIRASIA Indonesia Kini Layani Terbang Langsung Ke Beijing
- TIPS KARIR: Cari Kerja Online Lebih Mudah
- Wah, Kereta Api Pakai Sistem Boarding Seperti Pesawat
- BURSA SORE: IHSG Anjlok Ke Level Terendah Sejak Oktober 2011
- LUMPUR LAPINDO: Kenapa dana APBN cair menjelang Pemilu 2014?
- BURSA SIANG: Indeks ambruk ke bawah level psikologis 3.700
- SAHAM PILIHAN: Inilah saham paling banyak jual asing
Showing 0 - 0 of 0 comments